Wakil Ketua DPRD Pessel Aprial Abas Mengapresiasi kinerja Polres Pessel Terkait Penindakan Ilegal Logging.

Pessel, Garis Pantai News — Wakil ketua DPRD Pessel Aprial Abas mengapresiasi kinerja Jajaran Polres Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), dengan seriusnya menegakkan hukum diwilayahnya terkait dengan ilegal logging.

” Kita sangat mengapresiasi kinerja pihak polres Pessel yang telah berhasil menangkap pelaku ilegal loggin, kita berharap pelaku pelaku lainnya dapat juga ditangkap,” katanya.

Selama ini, salah satu penyebab terjadinya kerusakan hutan yang mengakibatkan banjir dan tanah longsor itu salah satu penyebabnya adalah ilegal logging.

” Dengan penebangan hutan secara liar, akan menyebabkan hujan menjadi gundul sehingga daya serapan air kurang, karena serapannya kurang, maka terjadilah banjir dan tanah longsor, ” katanya.

Seperti diketahui baru baru ini jajaran polres Pessel telah mengamankan dua orang oknum masyarakat yang diduga melakukan tindak pidana illegal logging.

Dua tersangka dengan inisial S 52, dan DG 50, warga Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir itu berhasil diamankan Satreskrim Polres Pessel Senin (1/4) sekitar pukul 19.30 WIB di Kecamatan Ranah Pesisir.

Kedua tersangka yang diamankan dengan inisial S 52, itu merupakan warga Pelangai Gadang. Berikut juga pemilik mobil truk Mitsubishi PS 100 warna kuning Nopol BA 8179 BZ, dengan inisial DG 50. Keduanya merupakan warga Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir.

Penangkapan kedua tersangka itu setelah tim jajaran Reskrim Polres Pessel mendapatkan laporan terkait dugaan adanya aktivitas pemanfaatan kayu hutan dengan cara ilegal di daerah itu.

Saat mendapatkan laporan, jajaran Polres Pessel langsung melakukan penyelidikan ke lokasi. Di lokasi itu Polisi berhasil menemukan satu unit mobil truk Mitsubishi PS 100 warna kuning Nopol BA 8179 BZ berisi kayu tanpa dokumen yang sah. (GPP)