Aliansi Jurnalis Penyelamat Lingkungan Hidup Membantah Terkait Pemberitaan Salah Satu Media Online Digugat LSM , Pengusaha Tambak Udang Asal Ranah Pesisir Menangkan Sengketa di Pengadilan Negeri Painan

Pessel, Garis Pantai News — Terkait Pemberitaan di salah satu media online yang menyebutkan melalui kuasa hukum Tergugat bahwa Pengusaha Tambak Udang Asal Ranah Pesisir Menangkan Sengketa di Pengadilan Negeri Painan di bantah Ketua AJPLH (Aliansi Jurnalis Penyelamat Lingkungan Hidup) Kabupaten Pesisir Selatan Simon Tanjung, kepada wartawan di Painan, Senin (31/7-2023)

Menurutnya hasil dari putusan Pengadilan Negeri Painan adalah NO (Niet Ontvankenlihk Verkiaard) yang mana dari pertimbangan hakim gugatan tidak dapat diterima karena sesuatu hal yang mengadung cacat formil dalam gugatan kami sebagai Penggugat.

” Ya, Putusan PN Painan adalah NO (Niet Ontvankelinjke Verklaard) berarti kondisi yang bersengketa kembali kepada keadaan semula dan tidak ada yang di menangkan dalam perkara tersebut, dan Penggugat dapat melakukan gugatan ulang terhadap Objek yang disengketakan,” jelas Simon Tanjung.

Menurutnya, dalam perkara tersebut tidak ada yang di menangkan karena ia dalam melakukan gugatan Objek Sengketa kabur dan tidak jelas (Obscuur libel) begitu juga terkait dana jaminan reboisasi yang di ajukan kepada majelis hakim sehingga gugatannya ditolak oleh majelis hakim.

” Kalau memang pengusaha tambak udang tersebut mau dan minta digugat lagi kami dari Aliansi Jurnalis Penyelamat Lingkungan Hidup akan segera menyiapkan gugatan yang baru,” ujarnya.

Menurutnya lagi, ” Saya sudah berkordinasi dengan ketua umum yang sekarang sedang di Pekanbaru, dan beliau mengatakan jika memang pengusaha tambak udang ingin kita menggugat lagi akan kita siapkan lagi gugatanya,”tegasnya

” Sekali lagi ditegaskan bahwa gugatan antara Aliansi Jurnalis Penyelamat Lingkungan Hidup melawan Pengusaha Tambak Udang adalah NO ( niet ontvankelijke verklaard) yang artinya tidak ada yang dimenagkan dalam perkara gugatan tersebut,” pungkasnya.(GPP)