Sekertaris GeMa Kosgoro SumBar ; Nanda Satria Kurang Etika Berorganisasi

PainanGaris Pantai News – Sangat disayangkan perilaku berorganisasi Nanda Satria yang tidak pada tempatnya sangat disayangkan dimunculkan dihadapan publik melalui pemberitaan salah satu media di Sumatera Barat.

Hal ini disampaikan oleh Sekertaris Generasi Muda Kosgoro Sumbar biasa disapa Rizki Zulmi usai membaca berita yang beredar di media online dimana Nanda menemui Kapolda Sumbar tanpa atribut dan menyatakan diri sebagai ketua KNPI Sumbar. Secara etika organisasi hal tersebut bisa menurunkan marwah KNPI itu sendiri, bahwa Nanda masih status baru terpilih disaat Musda DPD KNPI Sumbar pada 8 November 2021 di hotel Truntum Padang dan belum mengantongi SK (surat keputusan) definitif.

Belum lagi terkait menemui Kapolda, Nanda tidak memakai atribut seragam KNPI tapi mengaku sebagai Ketua KNPI Sumbar. Kami sebagai organisasi kepemudaan yang berhimpun dan memiliki saham keberhimpunan di KNPI sangat malu melihat perilaku seperti itu. Kami juga pertanyakan sebenarnya Nanda ini pernah berorganisasi atau tidak? pernah berproseskah di OKP atau tidak?baik itu OKP berbasis pelajar, mahasiswa ataupun OKP ke-Islam-an, kata Rizki yang di hubungi VIA telephon.

Satu lagi kata Rizki yang sangat disayangkan di berita terkait menemui Kapolda tersebut Nanda juga bilang akan mengerahkan 20 OKP untuk vaksin padahal OKP yang ada berhimpun di KNPI itu ada sekitar 63 OKP kepemudaan.

Apakah Nanda paham posisi OKP itu di KNPI seperti apa?sepertinya Nanda harus belajar lagi ber-KNPI dari bawah (kecamatan) atau belajar ber-OKP dari komisariat (tingkat kampus) dan setelah itu baru silakan jadi ketua KNPI Provinsi. Kalau seperti ini cara Nanda memimpin KNPI maka kami prediksi perpecahan KNPI sebagai wadah berhimpun OKP akan jadi lama waktu rekonsiliasinya.GP1